Bauksit: Pilar Utama Industri Aluminium Global

Mengenal bijih mineral paling melimpah di Indonesia dan perannya dalam kemajuan teknologi industri manufaktur.

Indonesia merupakan salah satu pemilik cadangan bauksit terbesar di dunia. Sebagai batuan yang kaya akan oksida aluminium, bauksit bukan sekadar barang tambang mentah; ia adalah titik awal dari terciptanya komponen pesawat terbang, kemasan makanan, hingga kabel listrik yang kita gunakan setiap hari.

Bijih bauksit mentah hasil penambangan yang siap diproses menjadi alumina

Apa Itu Bauksit?

Bauksit adalah bijih mineral yang terdiri dari campuran oksida aluminium terhidrasi seperti boehmite, gibbsite, dan diaspore. Secara kimia, bauksit mengandung aluminium oksida ($Al_{2}O_{3}$) dalam kadar tinggi, yang nantinya akan diekstraksi menjadi alumina sebelum diolah menjadi logam aluminium murni.

Manfaat Bauksit dalam Industri

Produksi Aluminium

Sekitar 90% konsumsi bauksit dunia digunakan untuk diekstraksi menjadi logam aluminium.

Industri Refraktori

Digunakan sebagai bahan tahan api untuk melapisi tanur sembur (furnace) pada pabrik baja.

Bahan Kimia

Bauksit digunakan dalam pembuatan PAC (Poly Aluminium Chloride) untuk penjernih air.

Proses Pengolahan: Dari Bijih Menjadi Alumina

Proses untuk mengubah bauksit menjadi bahan siap pakai biasanya melibatkan dua tahap besar:

  1. Proses Bayer: Bauksit dilarutkan dalam larutan Natrium Hidroksida (Caustic Soda) panas untuk memisahkan alumina dari pengotornya seperti besi oksida (lumpur merah).
  2. Kalsinasi: Aluminium hidroksida yang dihasilkan kemudian dipanaskan pada suhu tinggi untuk menghasilkan bubuk alumina putih murni.

Pentingnya Bahan Kimia dalam Pencucian Bauksit

Dalam proses penambangan bauksit, pencucian bijih (bauxite washing) sangat krusial untuk meningkatkan kadar $Al_{2}O_{3}$. PT ICSA menyediakan berbagai solusi kimia untuk mendukung efisiensi pengolahan mineral ini, termasuk:

  • Flocculant: Untuk mempercepat pengendapan lumpur pada sistem pencucian bijih.
  • Caustic Soda: Bahan utama dalam proses pelarutan alumina (Bayer Process).
  • Dust Suppressant: Mengendalikan debu di area pertambangan dan stokpile bauksit.
Fakta Industri: Pengolahan bauksit menghasilkan residu berupa “Red Mud”. Penanganan limbah ini memerlukan sistem pengolahan air limbah yang ketat agar tidak mencemari lingkungan sekitar tambang.

Optimalkan Efisiensi Pengolahan Mineral Anda

PT ICSA berpengalaman dalam menyediakan bahan kimia khusus pertambangan dan pengolahan logam. Hubungi kami untuk konsultasi teknis dan suplai bahan kimia industri.


HUBUNGI TIM AHLI ICSA

Scroll to Top