{"id":4267,"date":"2025-09-21T08:00:00","date_gmt":"2025-09-21T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/?p=4267"},"modified":"2025-09-20T16:40:25","modified_gmt":"2025-09-20T09:40:25","slug":"simbol-bahan-kimia-korosif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/simbol-bahan-kimia-korosif\/","title":{"rendered":"Simbol Bahan Kimia Korosif: Bahaya, Contoh, dan Cara Penanganannya"},"content":{"rendered":"\n<p>Kalau kamu kerja di pabrik, lab, atau gudang bahan kimia, pasti pernah lihat simbol yang gambarnya kayak tangan dan logam lagi \u201cdikikis\u201d cairan. Itu bukan ilustrasi biasa \u2014 itu <strong>simbol bahan kimia korosif<\/strong>, dan artinya: <em>\u201cJangan main-main, ini bisa bikin kulit melepuh atau logam keropos dalam hitungan detik.\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Banyak kecelakaan industri terjadi bukan karena bahan kimianya \u201cbaru\u201d, tapi karena pekerjanya nggak baca simbol atau anggap remeh artinya. Padahal, simbol ini dibuat bukan buat bikin ribet \u2014 tapi buat <em>nyelametin<\/em> nyawa dan aset perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau kamu belum 100% paham apa arti simbol korosif, cara tangani, atau contoh bahan yang masuk kategori ini \u2014 kamu ada di tempat yang tepat. Artikel ini bakal bantu kamu paham dari dasar, tanpa jargon berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kenali Wajahnya: Begini Bentuk Simbol Korosif yang Wajib Kamu Hafal<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Simbol korosif versi GHS (standar global) itu gambarnya sederhana tapi bikin merinding: <strong>tangan dan sepotong logam yang lagi \u201cdimakan\u201d tetesan cairan<\/strong>. Latar belakangnya warna oranye, pinggirannya hitam \u2014 gampang dikenali kalau kamu udah biasa lihat.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u26a0\ufe0f <strong>Ini bedanya sama simbol \u201ciritan\u201d:<\/strong><br>Iritan = bikin gatal, merah, atau perih \u2014 tapi bisa sembuh.<br>Korosif = bikin luka bakar kimia permanen, jaringan hancur, logam bolong \u2014 dan nggak bisa balik kayak semula.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Kalau kamu lihat simbol ini di drum, botol, atau pipa \u2014 itu tandanya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jangan sentuh langsung.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangan taruh dekat logam biasa.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangan campur sembarangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Selalu pakai APD lengkap.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau kamu mau lihat semua simbol bahaya lainnya (termasuk yang mudah terbakar, racun, oksidator), kamu bisa cek penjelasan lengkapnya di:<br>\ud83d\udc49 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/arti-simbol-bahan-kimia-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Arti Simbol Bahan Kimia Berbahaya<\/u><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAHAYA NYATA &amp; CONTOH BAHAN KIMIA KOROSIF \u2620\ufe0f<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dampaknya Nggak Main-Main: Dari Kulit Melepuh Sampai Pipa Jebol<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Bayangin kamu kerja shift malam, lagi buru-buru, lalu nggak sengaja nyenggol drum yang ada simbol korosifnya. Cairannya nyiprat dikit ke lengan \u2014 dan dalam 10 detik, kulitmu mulai panas, lalu melepuh kayak kena knalpot.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu bukan lebay. Itu <strong>kenyataan yang sering terjadi di lapangan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahan kimia korosif bisa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Merusak kulit &amp; mata<\/strong> \u2192 luka bakar kimia tingkat 2 atau 3, butuh perawatan intensif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Merusak saluran napas<\/strong> \u2192 kalau uapnya kehirup, bisa bikin paru-paru iritasi berat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Merusak logam &amp; peralatan<\/strong> \u2192 pipa bocor, tangki keropos, mesin rusak \u2014 biaya perbaikannya bisa ratusan juta.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memicu kebakaran atau ledakan<\/strong> \u2192 kalau bereaksi sama bahan lain (misal: asam + logam \u2192 gas hidrogen \u2192 BOOM).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Jangan anggap enteng. Satu kesalahan kecil bisa bikin operasional pabrik berhenti berhari-hari \u2014 belum lagi biaya medis dan ganti rugi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Ini Dia Daftar \u201cPelaku Utama\u201d Bahan Kimia Korosif di Industri<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Nggak semua bahan kimia korosif itu asing. Beberapa bahkan sering kamu pakai sehari-hari di pabrik atau lab. Berikut daftarnya:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><tbody><tr><td>Asam Sulfat<\/td><td>H\u2082SO\u2084<\/td><td>Industri pupuk, baterai, pengolahan air<\/td><td>Sangat korosif, panas saat diencerkan<\/td><\/tr><tr><td>Asam Klorida<\/td><td>HCl<\/td><td>Pembersih logam, pengatur pH<\/td><td>Uapnya mengiritasi paru-paru<\/td><\/tr><tr><td>Asam Nitrat<\/td><td>HNO\u2083<\/td><td>Industri peledak, pelapis logam<\/td><td>Bisa bikin logam \u201cterbakar\u201d sendiri<\/td><\/tr><tr><td>Natrium Hidroksida<\/td><td>NaOH<\/td><td>Sabun, tekstil, pengolahan limbah<\/td><td>Basa kuat, bikin kulit \u201cmeleleh\u201d<\/td><\/tr><tr><td>Kalium Hidroksida<\/td><td>KOH<\/td><td>Baterai alkalin, sabun cair<\/td><td>Lebih korosif dari NaOH<\/td><\/tr><tr><td>Hidrogen Fluorida<\/td><td>HF<\/td><td>Industri kaca, elektronik<\/td><td>Bisa tembus kulit &amp; merusak tulang<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Kalau kamu kerja di industri tekstil, mining, atau water treatment \u2014 kemungkinan besar kamu sering ketemu bahan-bahan di atas. Makanya, pahami betul cara simpan dan tangannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Buat kamu yang mau tahu gimana simbol-simbol ini diterapkan di lingkungan kerja sehari-hari (plus simbol prosedur dan APD), cek artikel ini:<br>\ud83d\udc49 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/simbol-keselamatan-kerja-pada-industri-kimia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Simbol Keselamatan Kerja pada Industri Kimia<\/u><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>CARA PENANGANAN &amp; PENYIMPANAN YANG AMAN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jangan Asal Taruh \u2014 Ini Aturan Emas Simpan Bahan Korosif<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kalau kamu pikir \u201casal masukin ke gudang, beres\u201d, kamu salah besar. Bahan korosif itu kayak tetangga yang kalau salah ngobrol, bisa bikin ribut se-kompleks. Salah simpan? Bisa bikin drum bocor, pipa keropos, atau \u2014 yang paling parah \u2014 reaksi tak terduga yang berujung kecelakaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut aturan mainnya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83d\udce6 Penyimpanan yang Benar:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Wadah harus tahan korosi<\/strong>: Pakai HDPE (plastik tebal), kaca berlapis PTFE, atau stainless steel khusus. Jangan pakai logam biasa \u2014 bisa \u201cdimakan\u201d.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Area terpisah &amp; berventilasi<\/strong>: Simpan di rak khusus, jauh dari bahan mudah terbakar, logam reaktif, atau bahan organik. Ventilasi wajib \u2014 uap korosif bisa bikin sesak napas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Label jelas &amp; simbol terlihat<\/strong>: Jangan sampai label pudar atau tertutup debu. Kalau simbol korosif nggak kelihatan, itu bahaya laten.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pisahkan asam dan basa<\/strong>: Jangan taruh NaOH sebelahan sama HCl. Kalau bocor dan ketemu? Bisa panas, uap beracun, bahkan ledakan kecil.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kalau kamu butuh panduan visual cara kelompokkan bahan kimia di gudang (plus simbolnya), cek di:<br>\ud83d\udc49 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/simbol-keselamatan-kerja-pada-industri-kimia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Simbol Keselamatan Kerja pada Industri Kimia<\/u><\/a><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83e\udde4 Penanganan Sehari-hari:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>APD wajib dipakai<\/strong>:<br>\u2192 Sarung tangan: nitril tebal atau neoprene (jangan latex \u2014 tembus!)<br>\u2192 Kacamata goggles (bukan safety glass biasa \u2014 harus full seal)<br>\u2192 Apron atau baju lab tahan bahan kimia<br>\u2192 Masker respirator jika bekerja di area tertutup atau uap pekat<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jangan sentuh langsung \u2014 pakai alat<\/strong>:<br>Gunakan corong, pipet otomatis, atau pompa transfer. Hindari menuang manual pakai tangan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Baca MSDS sebelum mulai<\/strong>:<br>Jangan malas. Di MSDS ada info netralisir, first aid, dan compatibility. Contoh: HF (asam fluorida) butuh kalsium glukonat gel khusus \u2014 bukan cuma air bilas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\ud83d\udca1 <strong>Tips Pro<\/strong>:<br>Simpan spill kit khusus korosif di dekat area penyimpanan. Isinya: netralisir (baking soda untuk asam, asam asetat encer untuk basa), serbuk penyerap, dan sarung tangan cadangan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PROSEDUR DARURAT \u2014 JANGAN PANIK, IKUTI LANGKAH INI<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kena Percikan? Jangan Buru-buru Bilas \u2014 Tapi Jangan Nunda Juga!<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kecelakaan kecil bisa jadi bencana besar kalau penanganannya salah. Misal: kena asam sulfat di lengan \u2014 kalau kamu buru-buru bilas pakai air tapi nggak cukup lama, luka bakarnya malah makin dalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut SOP darurat yang wajib kamu hafal:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83d\udc49 Jika terkena kulit:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Segera bilas dengan air mengalir minimal 15 menit<\/strong> \u2014 jangan kurang!<\/li>\n\n\n\n<li>Lepaskan pakaian atau perhiasan yang terkontaminasi \u2014 jangan sampai zatnya nyangkut.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangan oles krim atau salep apa pun \u2014 bisa bikin reaksi makin parah.<\/li>\n\n\n\n<li>Cari pertolongan medis \u2014 bawa MSDS bahan yang mengenai kamu.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83d\udc49 Jika terkena mata:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Langsung ke eyewash station \u2014 bilas 15-20 menit<\/strong> sambil buka kelopak mata.<\/li>\n\n\n\n<li>Jangan menggosok \u2014 bisa bikin kornea lecet.<\/li>\n\n\n\n<li>Segera rujuk ke dokter mata \u2014 jangan anggap remeh.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83d\udc49 Jika tertelan:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>JANGAN memancing muntah<\/strong> \u2014 bisa bikin kerongkongan \u201cterbakar\u201d dua kali.<\/li>\n\n\n\n<li>Kalau korban sadar, beri minum air putih (1-2 gelas) \u2014 kecuali korban kejang atau nggak sadar.<\/li>\n\n\n\n<li>Segera bawa ke IGD \u2014 bawa label atau botol bahan yang tertelan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83d\udc49 Tumpahan kecil:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Netralkan dulu:<br>\u2192 Asam \u2192 taburi baking soda atau soda abu<br>\u2192 Basa \u2192 siram dengan cuka encer atau asam sitrat<\/li>\n\n\n\n<li>Serap pakai spill kit (bukan kain biasa \u2014 bisa bereaksi!)<\/li>\n\n\n\n<li>Buang ke wadah limbah B3 \u2014 jangan dibuang ke selokan!<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83d\udc49 Tumpahan besar:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Evakuasi area \u2014 jangan pahlawan!<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Pasang barrier atau rambu \u201cbahaya tumpahan kimia\u201d.<\/li>\n\n\n\n<li>Hubungi tim HSE atau vendor penanganan darurat.<\/li>\n\n\n\n<li>Laporkan ke atasan \u2014 dokumentasi wajib untuk investigasi.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Kalau kamu mau tahu prosedur darurat lengkap untuk semua jenis bahan kimia berbahaya (bukan cuma korosif), kamu bisa baca:<br>\ud83d\udc49 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/tag\/simbol-bahan-kimia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Tindakan Darurat dan Penanganan Bahan Kimia Berbahaya<\/u><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>REGULASI YANG WAJIB KAMU TAHU (BIAR NGGAK KENA DENDA)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Standar Lokal &amp; Global \u2014 Jangan Sampai Perusahaanmu Kena Warning<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Di industri, nggak cukup cuma \u201cngerti\u201d simbol korosif \u2014 kamu juga harus paham aturan mainnya. Kalau gudangmu berantakan, label pudar, atau APD nggak standar, bisa-bisa tim inspeksi datang dan operasionalmu dihentikan sementara. Belum lagi denda atau teguran resmi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut aturan yang wajib kamu pegang:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\u2705 Di Indonesia:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Permenaker No. PER.03\/MEN\/IV\/2014<\/strong><br>Ini aturan resmi soal penandaan dan penyimpanan bahan kimia berbahaya. Di sini jelas disebutkan: simbol harus terlihat, wadah harus sesuai, dan pekerja wajib dilatih.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Peraturan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)<\/strong> \u2014 PP No. 74 Tahun 2001<br>Aturan ini ngatur dari A-Z: mulai penyimpanan, transportasi, sampai pembuangan limbah korosif. Salah buang? Bisa kena sanksi pidana.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>\ud83c\udf0d Secara Global:<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>UN GHS (Globally Harmonized System)<\/strong><br>Standar internasional yang dipakai hampir semua negara. Simbol korosif yang kamu lihat di drum impor? Itu pakemnya GHS. Kalau perusahaanmu ekspor\/impor, wajib paham ini.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>ISO 14001 &amp; ISO 45001<\/strong><br>Standar manajemen lingkungan dan K3. PT ICSA aja udah pegang sertifikat ini \u2014 artinya, mereka nggak main-main soal safety. Kamu juga bisa?<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\ud83d\udca1 <strong>Tips Compliance<\/strong>:<br>Simpan MSDS setiap bahan di area kerja. Catat tanggal pelatihan K3 karyawan. Audit gudang minimal 3 bulan sekali. Dokumentasi itu tamengmu kalau ada inspeksi.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Kalau kamu mau lihat daftar lengkap simbol GHS (termasuk korosif, racun, oksidator), cek panduan visualnya di:<br>\ud83d\udc49 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/arti-simbol-bahan-kimia-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Arti Simbol Bahan Kimia Berbahaya<\/u><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>LANGSUNG PRAKTEK!<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Simbol Korosif = Alarm Bahaya Nyata \u2014 Bukan Dekorasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Intinya gampang:<br>Kalau kamu lihat simbol tangan dan logam dikikis \u2014 itu bukan gambar biasa. Itu peringatan bahwa bahan di dalamnya bisa bikin kulit melepuh, mata buta, atau pipa pabrik bolong. Satu kesalahan kecil bisa bikin biaya besar \u2014 dari medis, ganti alat, sampai downtime produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang paling penting? <strong>Jangan anggap remeh.<\/strong><br>APD bukan aksesoris. Prosedur darurat bukan teori. Label bukan stiker pajangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Checklist Kilat Buat Timmu Hari Ini:<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cek semua wadah \u2014 apakah simbol korosif masih jelas?<\/li>\n\n\n\n<li>Pastikan spill kit khusus korosif tersedia di dekat area penyimpanan.<\/li>\n\n\n\n<li>Ingatkan ulang tim: bilas 15 menit kalau kena cipratan \u2014 jangan cuma dikucek!<\/li>\n\n\n\n<li>Jadwalkan simulasi darurat bulanan \u2014 biar semua orang hapal prosedur.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mau Baca Artikel Lain Soal Simbol &amp; Safety di Industri Kimia?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cek koleksi lengkap kami:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>\ud83e\uddea <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/arti-simbol-bahan-kimia-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Arti Simbol Bahan Kimia Berbahaya<\/u><\/a><\/li>\n\n\n\n<li>\ud83d\udea8 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/simbol-keselamatan-kerja-pada-industri-kimia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Simbol Keselamatan Kerja pada Industri Kimia<\/u><\/a><\/li>\n\n\n\n<li>\ud83d\udd25 <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/simbol-bahan-kimia-mudah-terbakar\/simbol-bahan-kimia-berbahaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Simbol Bahan Kimia Mudah Terbakar<\/u><\/a><\/li>\n\n\n\n<li>\ud83c\udff7\ufe0f Semua artikel bertema simbol: <a href=\"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/tag\/simbol-bahan-kimia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><u>Tag: Simbol Bahan Kimia<\/u><\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Simbol bahan kimia korosif bukan cuma gambar \u2014 ini alarm bahaya nyata. Kenali bentuknya, contoh zat seperti H2SO4 &#038; NaOH, bahaya bagi kulit\/logam, plus cara simpan &#038; prosedur darurat yang wajib diikuti pekerja industri.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4269,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_ti_tpc_template_sync":false,"_ti_tpc_template_id":"","footnotes":""},"categories":[23],"tags":[27,588,97],"class_list":["post-4267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-bahan-kimia","tag-korosif","tag-simbol-bahan-kimia"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4267"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4271,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4267\/revisions\/4271"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/icsa.co.id\/stagst\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}